Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, hal ini yang membuat Indonesia kaya akan jenis batu akik. Jenis-jenis batu akik yang tersebar di Indonesia memiliki keindahan yang begitu fantastik, sehingga mendorong banyak orang untuk memilikinya bahkan tidak jarang turis-turis dari luar negeripun datang hanya untuk berwisata batu akik.
Jenis-jenis batu akik yang tersebar di Indonesia memiliki ke khasan daerah, hampir semua kota di Indonesia memiliki batu khas yang menjadi kebanggaan daerah tersebut. Berikut daerah-daerah dengan batu akik khas yang di miliki:
1. Banten dengan Kalimaya nya
Batu Kalimaya yang sering kita
dengar, penamaan tersebut berasal dari Kali dan Maja. Merujuk pada
sebuah tempat yaitu kali (sungai ) dan Maja. Kali Maja merupakan sebuah
sungai di daerah provinsi Banten, di mana di tempat tersebut awal kali
ditemukan batu kalimaya di provinsi Banten. Hingga saat ini pun Banten,
lebih tepatnya Kali Maja, dikenala sebagai salah satu penghasil batu
kalimaya terbaik dan terbesar di nusantara.
Selain disebut sebagai kalimaya, Batu
yang memiliki kilau warna-warni ini juga disebut sebagai batu opal.
Secara harfiah nama Opal, berasal dari kata latin “opalus” yang pada
mulanya diambil dari bahasa Sansekerta “Upala” yang berarti batu yang
berharga. Sejak abad ke-13, Batu Kalimaya atau batu opal telah dikenal
Suku Aztec di Mexico sebagai batu istimewa.
Setiap
batu mulia, biasanya memiliki ciri unik yang membedakannya dengan batu
mulia lainnya. Tidak luput pula Batu Kalimaya. Batu yang banyak
ditemukan di daerah provinsi Banten ini banyak diminati lantaran ia
memiliki keindahan tersendiri. Salah satu di antara keindahan batu
kalimaya yaitu adanya play of colour atau permainan warna pada permukaan batu kalimaya. Sehingga kalimaya istimewa dibanding batu mulia lain.
Bila Anda
adalah salah satu penggemar batu mulia, tentu tidak menyangsikan lagi
betapa batu kalimaya begitu indah dan memikat. Terlebih lagi bila batu
kalimaya tersebut dijadikan sebagai bahan pemanis cincin, liontin, atau
perhiasan lainnya. Bahkan sebelum batu kalimaya istimewa, tenar, dan
menjadi primadona di tanah air, masyarakat Eropa telah lebih dulu
mengenal batu kalimaya dan menjadikannya sebagai perhiasan. Bahkan dulu
di Eropa Batu kalimaya menjadi batu kalimaya yang banyak diburu di
kalangan bangsawan.
Namun,
pada tahun 1825 kemasyhuran batu ini menjadi meredup lantaran adanya
sebuah tragedi mengenai seorang wanita bangsawan yang meninggal dengan
mengenakan perhiasan batu kalimaya. Karena masyarakat Eropa kuno masih
kental akan mitos, menganggap batu kalimaya membawa bencana. Namun
seiring berjalannya waktu, batu kalimaya kembali mampu memikat para
penggemar batu mulia Sebab memang ia memiliki keunikan yang tidak ada
pada batu mulia yang lain.
Memang
tidak disangsikan pesona batu kalimaya begitu memikat. Tidak hanya bagi
para pecinta batu mulia, orang awam pun akan terpesona melihat keindahan
batu yang juga banyak ditemui di negeri kanguru ini.
Jawaban
dari pertanyaan, mengapa batu kalimaya istimewa terletak pada permainan
warna yang ada pada batu kalimaya tersebut. Seolah terdapat warna-warni
yang berkilau kerlap-kerlip. Batu mulia opal atau kalimaya merupakan
salah batu kalimaya istimewa yang spektakuler. Pada sebuah batu kalimaya
terdapat spectrum warna yang lebih kaya dibanding spectrum warna yang
dihasilkan berlian.Ibaratnya, semua bentuk cita rasa kemewahan batu
mulia tercermin pada keindahan opal yang begitu memikat.
Hampir 95%
opal yang ada di dunia berasal dari daerah terpencil dan daerah kering.
Sebelum masyarakat modern menganugerahi batu ini sebagai batu mulia
“istimewa” ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu suku-suku di Australia
telah menempatkan batu kalimaya sebagai batu yang sangat istimewa.
Di kalangan penggemar batu mulia, batu
kalimaya atau batu opal, menjadi salah satu batu berharga yang bisa
disetarakan dengan batu mulia yang lain sepert batu zamrud, batu safir,
batu ruby, dan batu mulia lainnya. Selain Indonesia, batu kalimaya
ternyata banyak dihasilkan Negara-negara di sekitar Amerika latin dan
benua Australia. Meski demikian, bila dibandingkan dengan batu kalimaya
dari Negara lain. Batu kalimaya negeri sendiri, terutama batu kalimaya
Banten tidak kalah dengan batu kalimaya dari luar negeri. Bahkan Batu
Kalimaya Banten telah diakui sebagai Batu Kalimaya terbaik di dunia.
Selama ini batu Kalimaya yang tersebar
di kalangan penggemar batu cincin hanya sebatas batu kalimaya yang
berjenis putih susu. Padahal, batu kalimaya memiliki begitu banyak
varian. Varian tersebut dibedakan berdasarkan warna dasar, permainan
warna (play of color), serta berdasarkan corak ynag paling dominan.
Beriut beberapa jenis batu Kalimaya yang ada di dunia yang bisa Anda
ketahui.
- Batu Kalimaya Biasa
Meski
memilki bahan mineral yang sama seperti batu kalimaya lainnya. Batu
kalimaya berjenis biasa tidak memiliki permainan warna sebagaimana
umumnya batu kalimaya yang lain. Ia hanya memiliki warna dominan putih
dan kadang hanya memiliki sangat sedikit permainan warna. Karena memang
memiliki warna putih pekat seperti susu.
- Batu Kalimaya Putih
Seperti
halnya batu kalmiaya berjenis biasa, batu kalimaya putih memiliki
sedikit sekali permainan warna. Biasanya berwarna putih, keabu-abuan,
atau putih susu. Maka tak heran bila batu Kalimaya ini ada pula yang
menyebutnya sebagai batu kalimaya susu.
- Batu Kalimaya Hitam
Batu
Kalimaya yang satu ini memiliki dominan warna gelap atau terkadang
berawarna coklat kehitaman. Akan tetapi satu hal yang unik dari batu
kalimaya ini yaitu ia kaya akan permainan warna. Sehingga akan tampak
kontras sekali dengan warnanya yang dominan hitam. Terlebih lagi bila ia
terkena sinar atau cahaya. Maka warna-warnanya akan tampak seperti
pelangi.
- Batu Kalimaya Boulder
Nah, bila
batu permata atau batu mulia yang lain memiliki bentuk yang sudah
terasah dan terlepas dari batu-batuan/. Maka Batu Kalimaya Boulder
adalah batu kalimaya yang bentuknya masih menempel pada bebatuan yang
lain. Sehingga memang bagi sebagian besra orang, batu kalimaya ini belum
cocok jika dimanfaatkan sebagai batu perhiasan.
- Batu Kalimaya Matriks
Jenis batu
kalimaya yang satu ini mengingatkan kita pada salah satu film laga yang
dibintangi Keanu Reaves. Yap, enis batu kalimaya ini adalah batu
kalimaya matriks. Batu Kalimaya ini masih menempel pada bebatuan
lainnya, dan memiliki garis dan bercak-bercak warna.
- Batu Kalimaya Api
Batu
Kalimaya api memiliki cirri yang sangat khas di samping memiliki warna
yang mirip dengan warna api. Keunikan tersebut yaitu wujud dari batu
kalimaya ini yang tembus pandang. Umumnya berwarna merah, oranye, dan
kuning, atau kadang berwarna kecoklatan dengan sedikit permainan warna
atau bahkan tidak memiliki sama sekali.
2. Garut dengan Panca Warnya
Batu akik edong adalah jenis batu akik asli garut yang semakin
populer di kalangan kolektor, tidak hanya kolektor dalam negeri tapi
juga dari luar negeri, bahkan jenis batu aki edong sudah menembus
pasaran luar negeri karena kualitas batu konon setara dengan batu mulia
yang selama sudah terkenal di pasaran dunia gemstone seperti safir,
zamrud, ruby dan lain-lain.
Batu akik edong pertama kali ditemukan sekitar tahun 1994 oleh Abah
Edong (80 tahun) dimana saat itu tidak banyak orang menyukai batu
kecuali orang-orang tua itupun masih sangat sedikit dibandingkan dalam
beberapa tahun belakangan ini, hampir semua kalangan menyukai batu akik.
Mbah Edong, selaku penemu batu akik edong tidak pernah menyangka jika
batu temuannya 10 tahun lalu itu, akan menjadi batu yang sangat berharga
dan menjadi buruan banyak orang dengan harga selangit. Bahkan batu
edong panca warna seukuran mata cincin bisa berharga jutaan rupiah,
padahal pada waktu itu jenis batu ini hanya dihargai 4 juta per kuintal.
Belakangan ini batu edong sering menjadi incaran para penghobi batu
akik, sehingga membuat batu ini semakin langka. Kalaupun batu itu bisa
ditemukan dipasaran tentu harganya sangat mahal. Bahkan untuk
mendapatkan bahan mentahnya saja (bongkahan batu) sudah sangat sulit.
Menurut cerita yang berkembang untuk bisa menemukan bahan batu akik
edong itu tidak mudah, para penammbang harus menyusuri bebukitan dan
hutan lebat, bahkan ada sebagian dari mereka yang melakukan ritual
khusus dan menyediakan sesaji ditempat penggalian agar usahanya bisa
berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil sesuai keinginan.
Batu akik pancawarna banyak ditemukan disekitar kawasan pulau jawa,
tepatnya batu ini banyak ditemukan di kota garut. Sedangkan dari tingkat
kekerasan batu pancawarna ini mencapai 7 sampai 7,5 mohs, sehingga
tingkat kekerasan batu ini cukup kuat.
Jenis batu pancawarna terdiri dari beberapa jenis yang diantaranya
yaitu jenis panca warna edong dan juga pancawarna klawing. Jenis
pancawarna edong memiliki unsur mineral kandungan mangan, besi, nikel,
tembaga dan silika. Maka tak heran jika jenis pancawarna jenis edong
memiliki aneka warna seperti merah, hijau, putih, hitam dan biru.
Sedangkan jenis pancawarna klawing dominan memiliki warna dasar hijau,
ini dikarenakan jenis batu akik ini banyak ditemukan disekitaran sungai
klawing desa dagan, kebupaten purbalingga jawa tengah.
Jika ditelaah lebih jauh lagi, ternyata batu pancawarna ini yang
menurut mitos masyarakat sekitar memiliki unsur magis yang sangat kuat
dan dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang memiliki dan
memakainya. Keistimewaan batu akik pancawarna ini dapat memberikan aura
kepemimpinan dan kewibawaan bagi si pemakainya, serta dapat memberikan
aura pengasih, pemikat, pelaris usaha, keselamatan dan masih banyak lagi
keistimewaan lainnya. Tetapi semua itu sebaiknya kita kembalikan kepada
sang maha pencipta yaitu tuhan yang maha esa, karena tiada yang sakti
dan tiada yang kuasa selain Allah SWT.
Batu akik pancawarna ini sangat indah jika dijadikan sebagai batu
cincin atau liontin dan jenis perhiasan lainnya, karena batu ini dapat
memancarkan cahaya dan kilauan yang memukau serta memiliki daya tarik
tersendiri. Namun jika ingin memiliki atau membeli batu pancawarna ini,
sebaiknya anda berhati-hati dan lebih teliti, karena jika kita tidak
teliti bisa-bisa anda tertipu dengan batu yang palsu.
Seperti hal nya perhiasan lain, batu akik ini juga harus dilakukan
perawatan istimewa agar keindahan batu ini dapat terjaga dan kualitasnya
semakin baik. Pada saat anda akan membersihkannya, sebaiknya anda
menggunakan sikat berbulu halus dan cairan pembersih yang tidak
mengandung alkohol atau zat kimia keras yang dapat merusak permukaan
batu. Selain itu, gosok permukaan batu dengan menggunakan kertas intan
dan hindari menggunakan bahan kulit karena dapat menimbulkan goresan.
Sedangkan jika batu akik ini sudah mengkristal dan tidak dipakai cukup
lama, sebaiknya simpan ditempat yang tidak lembab dan jangan lupa agar
mengoleskan baby oil agar kilau nya tetap indah dan terjaga.
Masih banyak jenis batu akik yang tersebar di indonesia, seperti papua, sumatra, kalimantan, dan kota-kota lainnya..





0 komentar:
Posting Komentar