Aneka Batu Akik Terpopuler di Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2015

Macam-macam Batu Akik Khas Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, hal ini yang membuat Indonesia kaya akan jenis batu akik. Jenis-jenis batu akik yang tersebar di Indonesia memiliki keindahan yang begitu fantastik, sehingga mendorong banyak orang untuk memilikinya bahkan tidak jarang turis-turis dari luar negeripun datang hanya untuk berwisata batu akik.

Jenis-jenis batu akik yang tersebar di Indonesia memiliki ke khasan daerah, hampir semua kota di Indonesia memiliki batu khas yang menjadi kebanggaan daerah tersebut. Berikut daerah-daerah dengan batu akik khas yang di miliki:

1. Banten dengan Kalimaya nya
Batu Kalimaya yang sering kita dengar, penamaan tersebut berasal dari Kali dan Maja. Merujuk pada sebuah tempat yaitu kali (sungai ) dan Maja. Kali Maja merupakan sebuah sungai di daerah provinsi Banten, di mana di tempat tersebut awal kali ditemukan batu kalimaya di provinsi Banten. Hingga saat ini pun Banten, lebih tepatnya Kali Maja, dikenala sebagai salah satu penghasil batu kalimaya terbaik dan terbesar di nusantara.


Selain disebut sebagai kalimaya, Batu yang memiliki kilau warna-warni ini juga disebut sebagai batu opal. Secara harfiah nama Opal, berasal dari kata latin “opalus” yang pada mulanya diambil dari bahasa Sansekerta “Upala” yang berarti batu yang berharga. Sejak abad ke-13, Batu Kalimaya atau batu opal telah dikenal Suku Aztec di Mexico sebagai batu istimewa.

Setiap batu mulia, biasanya memiliki ciri unik yang membedakannya dengan batu mulia lainnya. Tidak luput pula Batu Kalimaya. Batu yang banyak ditemukan di daerah provinsi Banten ini banyak diminati lantaran ia memiliki keindahan tersendiri. Salah satu di antara keindahan batu kalimaya yaitu adanya play of colour atau permainan warna pada permukaan batu kalimaya. Sehingga kalimaya istimewa dibanding batu mulia lain.

Bila Anda adalah salah satu penggemar batu mulia, tentu tidak menyangsikan lagi betapa batu kalimaya begitu indah dan memikat. Terlebih lagi bila batu kalimaya tersebut dijadikan sebagai bahan pemanis cincin, liontin, atau perhiasan lainnya. Bahkan sebelum batu kalimaya istimewa, tenar, dan menjadi primadona di tanah air, masyarakat Eropa telah lebih dulu mengenal batu kalimaya dan menjadikannya sebagai perhiasan. Bahkan dulu di Eropa Batu kalimaya menjadi batu kalimaya yang banyak diburu di kalangan bangsawan.

Namun, pada tahun 1825 kemasyhuran batu ini menjadi meredup lantaran adanya sebuah tragedi mengenai seorang wanita bangsawan yang meninggal dengan mengenakan perhiasan batu kalimaya. Karena masyarakat Eropa kuno masih kental akan mitos, menganggap batu kalimaya membawa bencana. Namun seiring berjalannya waktu, batu kalimaya kembali mampu memikat para penggemar batu mulia Sebab memang ia memiliki keunikan yang tidak ada pada batu mulia yang lain.

Memang tidak disangsikan pesona batu kalimaya begitu memikat. Tidak hanya bagi para pecinta batu mulia, orang awam pun akan terpesona melihat keindahan batu yang juga banyak ditemui di negeri kanguru ini.

Jawaban dari pertanyaan, mengapa batu kalimaya istimewa terletak pada permainan warna yang ada pada batu kalimaya tersebut. Seolah terdapat warna-warni yang berkilau kerlap-kerlip. Batu mulia opal atau kalimaya merupakan salah batu kalimaya istimewa yang spektakuler. Pada sebuah batu kalimaya terdapat spectrum warna yang lebih kaya dibanding spectrum warna yang dihasilkan berlian.Ibaratnya, semua bentuk cita rasa kemewahan batu mulia tercermin pada keindahan opal yang begitu memikat.

Hampir 95% opal yang ada di dunia berasal dari daerah terpencil dan daerah kering. Sebelum masyarakat modern menganugerahi batu ini sebagai batu mulia “istimewa” ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu suku-suku di Australia telah menempatkan batu kalimaya sebagai batu yang sangat istimewa.

Di kalangan penggemar batu mulia, batu kalimaya atau batu opal, menjadi salah satu batu berharga yang bisa disetarakan dengan batu mulia yang lain sepert batu zamrud, batu safir, batu ruby, dan batu mulia lainnya. Selain Indonesia, batu kalimaya ternyata banyak dihasilkan Negara-negara di sekitar Amerika latin dan benua Australia. Meski demikian, bila dibandingkan dengan batu kalimaya dari Negara lain. Batu kalimaya negeri sendiri, terutama batu kalimaya Banten tidak kalah dengan batu kalimaya dari luar negeri. Bahkan Batu Kalimaya Banten telah diakui sebagai Batu Kalimaya terbaik di dunia.

Selama ini batu Kalimaya yang tersebar di kalangan penggemar batu cincin hanya sebatas batu kalimaya yang berjenis putih susu. Padahal, batu kalimaya memiliki begitu banyak varian. Varian tersebut dibedakan berdasarkan warna dasar, permainan warna (play of color), serta berdasarkan corak ynag paling dominan. Beriut beberapa jenis batu Kalimaya yang ada di dunia yang bisa Anda ketahui.
  • Batu Kalimaya Biasa
Meski memilki bahan mineral yang sama seperti batu kalimaya lainnya. Batu kalimaya berjenis biasa tidak memiliki permainan warna sebagaimana umumnya batu kalimaya yang lain. Ia hanya memiliki warna dominan putih dan kadang hanya memiliki sangat sedikit permainan warna. Karena memang memiliki warna putih pekat seperti susu.
  • Batu Kalimaya Putih
Seperti halnya batu kalmiaya berjenis biasa, batu kalimaya putih memiliki sedikit sekali permainan warna. Biasanya berwarna putih, keabu-abuan, atau putih susu. Maka tak heran bila batu Kalimaya ini ada pula yang menyebutnya sebagai batu kalimaya susu. 
  • Batu Kalimaya Hitam
Batu Kalimaya yang satu ini memiliki dominan warna gelap atau terkadang berawarna coklat kehitaman. Akan tetapi satu hal yang unik dari batu kalimaya ini yaitu ia kaya akan permainan warna. Sehingga akan tampak kontras sekali dengan warnanya yang dominan hitam. Terlebih lagi bila ia terkena sinar atau cahaya. Maka warna-warnanya akan tampak seperti pelangi.
  • Batu Kalimaya Boulder
Nah, bila batu permata atau batu mulia yang lain memiliki bentuk yang sudah terasah dan terlepas dari batu-batuan/. Maka Batu Kalimaya Boulder adalah batu kalimaya yang bentuknya masih menempel pada bebatuan yang lain. Sehingga memang bagi sebagian besra orang, batu kalimaya ini belum cocok jika dimanfaatkan sebagai batu perhiasan.
  • Batu Kalimaya Matriks
Jenis batu kalimaya yang satu ini mengingatkan kita pada salah satu film laga yang dibintangi Keanu Reaves. Yap, enis batu kalimaya ini adalah batu kalimaya matriks. Batu Kalimaya ini masih menempel pada bebatuan lainnya, dan memiliki garis dan bercak-bercak warna.
  • Batu Kalimaya Api
Batu Kalimaya api memiliki cirri yang sangat khas di samping memiliki warna yang mirip dengan warna api. Keunikan tersebut yaitu wujud dari batu kalimaya ini yang tembus pandang. Umumnya berwarna merah, oranye, dan kuning, atau kadang berwarna kecoklatan dengan sedikit permainan warna atau bahkan tidak memiliki sama sekali.

2. Garut dengan Panca Warnya
Batu akik edong adalah jenis batu akik asli garut yang semakin populer di kalangan kolektor, tidak hanya kolektor dalam negeri tapi juga dari luar negeri, bahkan jenis batu aki edong sudah menembus pasaran luar negeri karena kualitas batu konon setara dengan batu mulia yang selama sudah terkenal di pasaran dunia gemstone seperti safir, zamrud, ruby dan lain-lain.

Batu akik edong pertama kali ditemukan sekitar tahun 1994 oleh Abah Edong (80 tahun) dimana saat itu tidak banyak orang menyukai batu kecuali orang-orang tua itupun masih sangat sedikit dibandingkan dalam beberapa tahun belakangan ini, hampir semua kalangan menyukai batu akik.

Mbah Edong, selaku penemu batu akik edong tidak pernah menyangka jika batu temuannya 10 tahun lalu itu, akan menjadi batu yang sangat berharga dan menjadi buruan banyak orang dengan harga selangit. Bahkan batu edong panca warna seukuran mata cincin bisa berharga jutaan rupiah, padahal pada waktu itu jenis batu ini hanya dihargai 4 juta per kuintal.

Belakangan ini batu edong sering menjadi incaran para penghobi batu akik, sehingga membuat batu ini semakin langka. Kalaupun batu itu bisa ditemukan dipasaran tentu harganya sangat mahal. Bahkan untuk mendapatkan bahan mentahnya saja (bongkahan batu) sudah sangat sulit.

Menurut cerita yang berkembang untuk bisa menemukan bahan batu akik edong itu tidak mudah, para penammbang harus menyusuri bebukitan dan hutan lebat, bahkan ada sebagian dari mereka yang melakukan ritual khusus dan menyediakan sesaji ditempat penggalian agar usahanya bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil sesuai keinginan.

Batu akik pancawarna banyak ditemukan disekitar kawasan pulau jawa, tepatnya batu ini banyak ditemukan di kota garut. Sedangkan dari tingkat kekerasan batu pancawarna ini mencapai 7 sampai 7,5 mohs, sehingga tingkat kekerasan batu ini cukup kuat.

Jenis batu pancawarna terdiri dari beberapa jenis yang diantaranya yaitu jenis panca warna edong dan juga pancawarna klawing. Jenis pancawarna edong memiliki unsur mineral kandungan mangan, besi, nikel, tembaga dan silika. Maka tak heran jika jenis pancawarna jenis edong memiliki aneka warna seperti merah, hijau, putih, hitam dan biru. Sedangkan jenis pancawarna klawing dominan memiliki warna dasar hijau, ini dikarenakan jenis batu akik ini banyak ditemukan disekitaran sungai klawing desa dagan, kebupaten purbalingga jawa tengah.

Jika ditelaah lebih jauh lagi, ternyata batu pancawarna ini yang menurut mitos masyarakat sekitar memiliki unsur magis yang sangat kuat dan dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang memiliki dan memakainya. Keistimewaan batu akik pancawarna ini dapat memberikan aura kepemimpinan dan kewibawaan bagi si pemakainya, serta dapat memberikan aura pengasih, pemikat, pelaris usaha, keselamatan dan masih banyak lagi keistimewaan lainnya. Tetapi semua itu sebaiknya kita kembalikan kepada sang maha pencipta yaitu tuhan yang maha esa, karena tiada yang sakti dan tiada yang kuasa selain Allah SWT.

Batu akik pancawarna ini sangat indah jika dijadikan sebagai batu cincin atau liontin dan jenis perhiasan lainnya, karena batu ini dapat memancarkan cahaya dan kilauan yang memukau serta memiliki daya tarik tersendiri. Namun jika ingin memiliki atau membeli batu pancawarna ini, sebaiknya anda berhati-hati dan lebih teliti, karena jika kita tidak teliti bisa-bisa anda tertipu dengan batu yang palsu.

Seperti hal nya perhiasan lain, batu akik ini juga harus dilakukan perawatan istimewa agar keindahan batu ini dapat terjaga dan kualitasnya semakin baik. Pada saat anda akan membersihkannya, sebaiknya anda menggunakan sikat berbulu halus dan cairan pembersih yang tidak mengandung alkohol atau zat kimia keras yang dapat merusak permukaan batu. Selain itu, gosok permukaan batu dengan menggunakan kertas intan dan hindari menggunakan bahan kulit karena dapat menimbulkan goresan. Sedangkan jika batu akik ini sudah mengkristal dan tidak dipakai cukup lama, sebaiknya simpan ditempat yang tidak lembab dan jangan lupa agar mengoleskan baby oil agar kilau nya tetap indah dan terjaga.

Masih banyak jenis batu akik yang tersebar di indonesia, seperti papua, sumatra, kalimantan, dan kota-kota lainnya.. 


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Macam-macam Batu Akik Khas Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar